Bahaya Minuman Serbuk Instan Antara Gula, Galau, Gebetan

Bahaya Minuman Serbuk Instan – Kita hidup di zaman serba instan, ada mie instan, cinta instan, bahkan utang instan. Tapi dari semua yang instan itu, ada satu yang paling menggoda dan sering muncul di rak dapur, yaitu minuman serbuk instan.

Bahayanya

“Cepat Saji, Cepat Baper”

Awalnya kamu cuma mau segelas minuman rasa taro. Kamu buka sachet, tuang air, aduk-aduk sambil nyanyi “hati-hati di jalan”. Seketika hidup terasa manis, walau cinta tetap pahit. Tapi, eh, pernah nggak kamu mikir: apakah ini sehat? Apakah ini benar? Apakah dia juga rindu?

di Balik Rasa Stroberi

Sebenarnya, bahaya minuman serbuk instan bukan hal yang bisa disepelekan. Banyak yang mengandung gula berlebih, pewarna buatan, bahkan bahan kimia yang namanya susah dibaca (kayak sinyal hubungan kalian—nggak jelas ujungnya di mana). Kalau dikonsumsi berlebihan, bisa bikin berat badan naik, jerawat muncul, sampai bikin kamu overthinking kenapa mantan lebih glowing dari kamu sekarang.

Tapi Jujur Aja, Siapa yang Bisa Nolak?

Tiap kali lihat minuman serbuk rasa boba milk tea diskon di toko online, jari ini kayak kesurupan: langsung checkout. Apalagi kalo lihat embel-embel “bisa jadi peluang usaha” waduh, auto nyoba jualan, padahal modal promosi masih cuma status WA.

Kita tahu risikonya, tapi tetap minum. Karena walau berbahaya, minuman serbuk instan tidak pernah memblokir kamu. Tidak seperti seseorang.

Solusinya? Konsumsi dengan Waras!

Santai aja, bukan berarti kamu harus langsung puasa minuman bubuk dan pindah ke air rebusan sereh. Yang penting: minum secukupnya, pilih yang legal dan terdaftar BPOM, dan jangan minum lima gelas sekaligus cuma karena habis bertengkar sama gebetan.


Kesimpulannya

Bahaya itu nyata. Tapi yang lebih bahaya adalah menyimpan perasaan tanpa kepastian. Jadi, minumlah dengan bijak, cintailah dirimu, dan jangan mudah terbujuk hanya karena ada rasa “matcha lava milk cheese oreo yakult” di kemasan.

Kalau tetap nekat? Ya silakan, asal jangan salahin bubuk minuman premium kalau kamu jadi terlalu manis sampai mantan minta balikan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *